Rabu, 4 November 2026 Berita Terkini & Terpercaya
alexsiudeptry.sitealexsiudeptry.site
alexsiudeptry.site - Your source for the latest articles and insights
Beranda › Pulang Kerja Capek, Ini 4 Barang Rumah yang Diam-D...

Pulang Kerja Capek, Ini 4 Barang Rumah yang Diam-Diam Makan Listrik

Bukan AC atau kulkas yang bikin tagihan melonjak. Justru barang-barang kecil yang kamu biarkan nyala sepanjang hari.

Pulang Kerja Capek, Ini 4 Barang Rumah yang Diam-Diam Makan Listrik

Gue pernah kaget setengah mati waktu buka tagihan listrik bulan lalu. Angkanya naik hampir 40 persen dari bulan sebelumnya. Padahal gue ngerasa nggak beli apa-apa, nggak pakai AC lebih lama, dan kulkas juga sama aja dari dulu. Ternyata setelah gue telusuri satu-satu, biang keroknya bukan barang besar. Justru sebaliknya.

Ini yang jarang dibahas orang. Kita selalu curiga AC, kulkas, atau mesin cuci. Padahal buat pekerja kantoran yang rumahnya kosong dari pagi sampai sore, ada barang-barang kecil yang nyala terus tanpa kita sadari. Dan itu yang bikin tagihan bengkak diam-diam.

Baca juga: 5 Trik Rumah Hemat Energi ala Freelancer yang Sering di Rumah

Router WiFi: Nyala 24 Jam, Panas Terus, Tagihan Ikut Naik

Coba deh cek router WiFi di rumahmu. Kapan terakhir kamu matiin? Kemungkinan besar jawabannya: nggak pernah, sejak pertama kali dipasang.

Gue bukan bilang router itu boros listrik. Dayanya kecil, sekitar 5-10 watt. Tapi coba kalikan 24 jam, 30 hari, dan tambahkan adaptor yang selalu hangat walau nggak dipakai. Lama-lama jadi lumayan. Yang lebih parah, router yang panas terus menerus umurnya lebih pendek. Gue udah dua kali ganti router karena mati mendadak, dan dua-duanya karena dibiarkan nyala nonstop bertahun-tahun.

Solusinya simpel: matiin router waktu kamu tidur atau pas lagi keluar rumah lama. Kalau kamu pulang kerja jam 6 sore dan tidur jam 11 malam, matiin dari jam 11 sampai berangkat kerja besok pagi. Router jadi lebih adem, umurnya lebih panjang, dan listriknya nggak kepakai buat ngecas sinyal ke rumah kosong.

Charger yang Masih Nancap di Colokan

Ini kebiasaan yang kelihatan sepele banget. Charger HP masih nyantol di stopkontak, HP-nya udah dibawa pergi. Kamu ngerasa nggak ada yang nyala, kan? Secara teknis memang nggak ada yang mengisi daya.

Tapi charger yang nancap tanpa beban tetap menarik daya kecil. Namanya standby power atau vampire power. Satu charger mungkin cuma 0,1-0,5 watt. Tapi kalau di rumah ada empat charger, plus adaptor laptop, plus charger powerbank, dan semuanya nancap seharian... kamu udah bayar listrik buat sesuatu yang nggak kamu pakai sama sekali.

Yang paling gue sesalin: bertahun-tahun gue ngira cabut charger itu cuma soal kerapian. Ternyata soal duit juga.

Mulai sekarang, biasain cabut charger begitu HP penuh. Terutama sebelum berangkat kerja. Rumah kosong delapan jam, nggak ada gunanya charger nempel di dinding.

Set Top Box dan TV yang Cuma Di-Standby

Pulang kerja, nyalain TV, nonton sebentar, terus tidur. TV-nya cuma di-remote, nggak dimatiin dari tombolnya. Besok paginya berangkat kerja, TV masih dalam mode standby dengan lampu merah kecil yang nyala.

Mode standby itu bukan mati. TV dan set top box masih konsumsi daya, sekitar 5-15 watt gabungan. Kalau kamu kerja kantoran dan cuma nonton TV dua jam sehari, sisa 22 jam lainnya TV kamu "tidur" sambil tetap nagih listrik. Selama sebulan, itu bisa setara dengan beberapa hari pemakaian normal.

Gue sekarang pakai cara sederhana: colokan TV dan set top box ke satu power strip dengan tombol. Habis nonton, tekan tombolnya. Satu gerakan, dua barang mati total. Nggak perlu cabut-cabut satu per satu.

Barang yang Perlu Dirawat, Bukan Cuma Dimatikan

Nah, ini bagian yang sering kelewat. Hemat energi bukan cuma soal matiin barang. Kadang masalahnya bukan barangnya nyala, tapi barangnya udah nggak efisien lagi karena nggak pernah dirawat.

  • Kulkas: kalau karet pintunya udah nggak rapat, kulkas kerja lebih keras buat dingin. Cek dengan menyelipkan kertas di pintu — kalau gampang ditarik, karetnya udah aus.
  • AC: filter yang kotor bikin AC ngos-ngosan. Cuci filter sebulan sekali, cukup pakai air. Ini yang paling sering gue tunda dan paling sering bikin tagihan naik.
  • Rice cooker: lapisan dalam yang udah baret bikin panas nggak merata, jadi masaknya lebih lama dan lebih boros.
  • Lampu: ganti yang masih bohlam pijar ke LED. Selisih dayanya bisa sampai lima kali lipat, dan LED-nya tahan bertahun-tahun.

Gue sadar, buat pekerja kantoran yang pulang udah capek, urusan begini sering jadi nomor terakhir. Tapi justru karena rumah kosong sepanjang hari, barang-barang yang "diam-diam nyala" ini yang paling banyak makan biaya. Kamu bayar listrik buat rumah yang nggak kamu tinggali.

Coba minggu ini lakukan satu hal aja dulu: matiin router dan cabut charger sebelum berangkat kerja. Sebulan kemudian bandingin tagihannya. Kalau ternyata turun, baru lanjut ke barang berikutnya. Nggak perlu langsung revolusi — cukup satu kebiasaan kecil yang diulang terus.

Tags: hemat listrik barang rumah pekerja kantoran tagihan listrik perawatan barang